Jumat, 13 Agustus 2010

BIAR AKU DISINI

Hingga sekali lagi di pagi ini……………
Letih… ku berdiri di bawah terik mentari………….
Letih… hanya saja raga ini belumlah mati…………….
Mencoba lepaskan beban…………
perlahan kita tancapkan arti……………
begitu mendalam dalam hati………….
Walau hanya imaji………….
Sedikitnya kubahagia…………..
Meski hanya khayalku saja………..
Biarku hanyut dalam suasana……………
Biarkan aku disini mendapat apa yang tak berarti……

AKU DAN MEREKA

Kau pergi…..
Mereka datang memberi harapan harapan baru untukku….
Kau jauh…..
mereka mendekat menemani kesepian ku…….
Aku ingin menjadi manusia yang mengakhiri mimpi mimpi….
Bukan mereka yang ingin bermimpi tapi tak pernah pasti……
Biarkan aku dan mereka tertawa didunia alam nyata……
Berjalan menghampiri surga……
Walaupun hanya mencium aromanya…..
Tapi aku akan terus berdoa……
Agar aku bisa menginjak kan kaki kaki suci……
Bersama mereka yang mencintai aku dengan ketulusan dan kesucian hatinya…

CAHAYA BINTANG HATI

bila seribu bintang malam bisa kugenggam …
aku kan mengambil nya dan membawa kedalam hati…..
ku berikan dia nama CAHAYA BINTANG HATI…..
ku simpan di dalam hati ini agar dia terus bersinar…..
dan bila suatu hari esok ku mendapat kan seorang wanita…..
aku akan memberinya satu cinta…..
aku akan satukan cahaya bintang hati ini dengan hatinya …..
tak pernah ku biarkan cahaya ini pergi dari nya…..
dia akan terus kujaga hingga sinar ini selalu untuk nya…..
menemani nya dalam gelap gelap malam yang ada…..
hingga senyum pun selalu ada buat nya…….

RUMPUT YANG TEGAR

Coba lihat Rumput itu....
rumput yang kecil.....
pernah kah dia menyerah untuk bangkit dari semua penderitaan nya.....
yang selalu di terpa kaki kaki manusia.....
tpi dia tetap tegar dan kuat untuk segera bangkit dari jatuh nya....
tapi apakah kita manusia bisa seperti itu....
manusia yang mempunyai kekuatan.....
manusia yang mempunyai akal dan pikiran.....
betapa hebat nya manusia yang bisa seperti rumput itu..........

BINTANG UNTUK MU

jangan heran bila langitmu malam ini tanpa bintang dan bayang bayang
karena dia sedang melihat mu dalam ke gelapan
Membentuk sebuah hayalan dalam kegelapan
Agar kau cepat melupakan sesuatu yang tak kau harapkan
semua suara tidur yang bernafas menemui dewi malam
hari esok pun datang dengan cahaya alam

para bintang malam mengharapkan engkau kembali esok malam
tapi bukan dengan kegelapan 
melainkan dengan cahaya terang
memberi setetes warna jiwa yang penuh harapan
dengan cahaya bintang yang akan menemani mu dalam senyuman

HUJAN UNTUK BUMI KU

hujan membasuh senja yang angkuh
orang orang ke dinginan dan meneduh
tadahlah berkah langit dengan segenap kesadaran
riak riak hujan menjelma untuk membuat ku sebuah puisi
air hujan belum juga berhenti menjatuhi tanah tandus ini
menggigil tubuh ku dengan ke dinginan

disapunya kotor kotoran yang berserakan di bawa kesungai
pohon pohon itu tersenyum dengan segar
dan aku Cuma bisa menatap melihat dan juga berkata
terima kasih tuhan berkat hujan mu
perpohonan jadi segar…. Bumi ku jadi sedikit bersih dari kotoran

RAKYAT DAN PENGUASA

Mengecah cahaya hari tanpa sinar matahari yang diselimuti mendung
Inilah saudara ku yang hidup dalam tipu daya mereka yang berkuasa
Kita hanya berkata semoga tuhan membalas perbuatan nya
Tapi mereka terus berjaya tanpa peduli doa doa rakyat nya
Bangsa indonesia bangsa yang selalu rakyat bangga
Dengan semua kekayaan alam nya

Tapi rakyat nya semua jelata mati dalam tipu daya
Padahal mereka disana yang berkuasa
Tak lebih dari lelaki banci yang selalu didampingi budak budak nya
Kemana dia pergi budak nya selalu mendampingi dan melindungi 
Seolah olah dia lah dewa dan penyelamat bangsa 
Dan harus di hormati jasa dan jeri payah nya

Padahal mereka tak lebih dari calon calon para neraka
Yang selalu mencuri dan berkuasa asalkan mereka jadi kaya
Punya ku…..punya mu……dan punya kita itu semua di anggap punya dia
Tapi rakyat apa daya tak bisa berbuat apa-apa
Hukum dunia ada ditangan mereka yang berkuasa

Teriakan rakyat hanya menjadi opini bagi mereka
Di saat kopi pagi dihidangkan oleh pembantu-pembantu mereka
Dan semua teriakan itu akan berlalu dengan cerita-cerita baru
Penguasa selalu tertawa melihat rakyat jelata yang berteriak disana
Itu hanya teriakan kecil yang dihembus angin pun berlalu

BERKARYA DI ATAS PENDERITAAN RAKYAT NYA

Biarkan mereka berkarya di atas penderitaam rakyat nya
Janji janji mereka hanya sebuah kemunafikan belaka
Jembatan jembatan yang dibangun agar mereka leluasa
Leluasa menyebrang neraka 
Janji janji yang mereka pernah ucapkan tak pernah ditepati
Semua hanya karena nafsu dan sebuah jabatan


Kekuasaan membutakan mata mata mereka yang mempunyai kekuatan
Se olah olah mereka tak dapat di lawan
Lihat lah rakyat disini hanya bisa menyaksikan
Melihat tingkah laku sang dewan yang telah rakyat percayakan
Menetes air mata rasa penyesalan
Berharap agar mereka cepat sadar
Terbangun dari kerakuhan dan terbangun dari kesombongan

SENJA PERSAHABATAN

Tak terasa senja kembali menebarkan senyum nya….
Bila ini senyum persahabatan maka aku akan mencoba menikmatinya
Menikmati persahabatan yang indah ini
Tapi bila ini hanya lah senja senyuman biasa 
Mungkin aku akan terdiam menyaksikanya
Tiada lagi yang harus kunikmati
Dalam dekapan pun ku selalu merasa sepi
Begitu banyak mereka datang memberi senyumnya
Tapi aku tak pernah menikmatinya
Selalu berharap akan ada senja yang indah membawa aku dalam hayalan nya
Menatap dan Menikmatinya tanpa menginginkan kehilangannya
walaupun hanya satu kedip mata untuk meninggalkannya

AKU SUNTUK DI KOTA KU

sepertinya aku kehilangan kata-kata
untuk sajak selanjutnya
karena kota ini menyulapku
menjadi sehari yang kalut, dalam kabut

kau akan tertawa
karena kekuatanku
hilang, hilang, tak mampu berbuat apa-apa
untuk berpikir sejenak
bagaimana aku menjaga malam ini
dari bayang-bayang kota
seperti kau selalu melihatku perkasa
dari ide, yang membuat kalian terbelalak
" apakah ini mungkin ?"

mungkin kau mengerti
bagaimana mauku malam ini
seandainya kota ini sama
lalu bicara tentang harapan yang hilang
senyum gadis manis, perjalanan hari-hari kita
jadwal belajar kita, kepada denyut debar kita

aku suntuk disini
suntu dengan raga tak berbentuk
melihat puing malam
yang tenggelam dan lenyap nyasar, aku nyasar
Add caption