Senin, 28 Februari 2011

Tentang Satu Kepastianku

betapa kebimbangan telah berubah
menjadi permasalahan tanpa celah
tapi catatlah olehmu, tentang satu kepastianku
kaki hanya bisa melangkah sejauh lelah

aku berharap waktu berhenti
agar langkah pun ikut terhenti oleh nya
setapak demi setapak
aku hempaskan setumpuk penat dan kegelisahan

Aku tak mampu tuk lepaskan kegelisahan
Seketika rindu merajam
Menabur mimpi menuai harapan
Ada saja gelombang datang menghantam

Tapi aku kan tetap berjuang untuk cinta
meski kaki terasa tenggelam gelombang
aku akan berusaha untuk kuat
aku harus bisa…..……!!!!!!

Disaat ku sudah berkata
Percayalah bahwa itu datang dari hati
Karena aku tak ingin pergi darimu
Tetap tegar dengan ke adaan

Yakinlah suatu saat akan bahagia
Dengan perjuangan cinta        
Meski kita sering terhantam gelombang



Banda Aceh, 28 Febuari 2011
01 : 52

Sabtu, 26 Februari 2011

Tetap Menantimu

Disuatu tempat ada seseorang yg memimpikan senyummu
Dan merasakan kehadiranmu
Jadi ketika kamu sendirian
ingatlah bahwa itu benar

Diantara kita terpaksa berjalan sendiri
Dayung perahu semangatmu
Penuhi ia dengan bahan bakar kesabaran
Pandang memagut sejuta bayang haru


Bahwa aku disini tetap menantimu
Tiada hari tanpa ada namamu
Walaupun ku tak mengucapkan kata cinta untukmu
Disini aku akan terus berdiri
Memegang bendera tiang yang menuliskan namamu

Dan selalu kukibarkan
Walaupun badai datang mematahkannya
Aku akan terus berjuang demi kebahagiaan aku dan kamu



Banda Aceh, 26 Febuari 2011
18 : 15

Jumat, 25 Februari 2011

Berjuta Mimpi

Kucoba merenungi
Apa yang terjadi
Semburatkan untaian rintihan jiwa
Satu kata terucap
Kapankah ini berakhir

Bicara tak semudah menjalaninya
Kadang diperparah dengan rancunya hati
Ku tak ingin mengepakkan ego
Dengan menuai, tanpa harus menanam

Telah kutekuri berjuta mimpi di debur kisah hidupku
menjaga sekepal setia yang dikerumuni kawat kawat berduri
Kuterjang gerimis sore yang menantang senja
renta kakiku tertatih di liat tanah yang basah

Sekarang matahari telah pergi
di saat aku sedang
bernyanyi
hari hari
kini telah pergi
membawaku ke yang abadi




Banda Aceh, 25 Febuari 2011
19:35

Nasib Kakek Tua

Hari ini ku telah berjalan menghampiri setiap sudut kota
Bising,huru hara tak dapat kita hindarkan
Pusing melihat tingkah laku manusia
Entah siapa yang peduli pada mereka disana

Kakek kakek tua berjalan kaki
Berdiri dipersimpangan
Badannya lusuh dan kumuh tak karuan
Mata nya perih dengan sinar matahari yang menyengat

Tongkat yang dipegannya pun ikut tua bersamanya
Menyodorkan tangan pada setiap lampu merah menyala
Tanda dia meminta bantuan
Tapi siapa yang peduli
Hanya mereka mereka tersenyum

Ada juga yang mengatakan “maaf”
Dan ada juga yang memalingkan muka
Seolah olah kakek tua itu hina
Tidak ada yang ingin merasakan hidup sepertinya

Tapi dia tetap tersenyum
Senyum nya luar biasa
Menghilangkan rasa letihnya untuk berjuang hidup
Walaupun dia sadar hidup nya tak se indah yang lain
Tapi dia tak pernah menghilangkan senyumannya


Banda Aceh, 25 Febuari 2011
15:38

Kamis, 24 Februari 2011

Sipengendara Dan Pejalan Kaki



Berjalan mengendarai sebuah kendaraan
Asyik begitu cepat sampai
Persoalan waktu tak menjadi lagi persoalan

Lihat lah mereka disana
Berjalan kaki sampai ketujuan
Bengkak kaki tak menjadi persoalan
Asalkan sebuah tujuan bisa sampai

Rasa syukur terus mereka panjatkan
Karena mereka masih ada kaki untuk berjalan
Sipengendara terus mengeluh
Karena bensin tak sanggup mereka isikan

Keluh kesah mereka lontarkan
Apalagi sampai tak ada uang

Tapi ini menjadi persoalan
Siapa mereka pejalan kaki
Siapa mereka pengendara
Karena pengendara tak pernah melihat pejalan kaki
Sedangkan pejalan kaki terus melihat pengendara
Akan tetapi rasa syukur tetap dia panjatkan



Banda Aceh, 24 Febuari 2011
16 : 12

Penampilan

Siapa mereka disana
Siapa kamu
Siapa dia

Bagaimana penampilan mereka
Hanya itu yang sekarang menjadi bahan pertimbangan
Tak ada kata sesuatu yang terbentang

Bagaimana hati mereka
Bagaimana perjuangan mereka
Bagaimana ketulusan mereka
Semuanya telah ternilai dengan penampilan

Penampilan...... yaaaa.....penampilan
Penampilan telah menilai semuanya

Banda Aceh, 24 Febuari 2011
01 : 02

Nasib Persimpangan

Coba berjalan menghampiri persimpangan

Lihat mereka siapa disana
Nasib nya tak karuan
Kasian....kasian....kasian

Hanya itu yang dapat kita ucapkan kepada mereka
Siapa peduli....siapa kasihan
Hanya sebatas kata kata yang kita kasihan
Kasihan....kasihan.....kasihan

Lalu kita melewatinya
Canda tawa didepan melupakan
Melupakan rasa kasihan kita kepada mereka


Banda Aceh, 24 febuari 2011
00: 55 

Ajang Penampilan

Sekarang aku semakin tak mengerti jalannya kehidupan
Dunia ini semakin aneh bak karuan
Penampilan menjadikan andalan
Tiada yang tau arti dari kemunafikan

Seolah olah yang berwibawa lah yang teladan
Manusia memandang yang lainnya semakin tak karuan
Penampilan dijadikan sebagai ajang penilaian
Hati dan sikap palsu tak menjadi persoalan

Memakai dasi,jas,sepatu mengkilat
Mereka lah orang orang dermawan
Walau hatinya tak seperti penampilan
Penampilan jadi penilaian
Semakin aneh....semakin lucu

Manusia memandang penampilan
Tak pernah memikirkan bagaimana nasib pengemis
Yang tak sanggup berpenampilan
Namun hatinya bagaikan sang kebenaran

Semuanya hina
Semuanya rendah
Kecuali mereka orang orang berpenampilan

Banda Aceh, 24 Febuari 2011
Time : 00:45

Rabu, 23 Februari 2011

Lemah Tanpa Sentuhanmu

Kurasa getaran hidup dalam setiap langkah
Andai semua ini hidup ku menjadi tegar
Akankah dapat ku bertahan dengan semua ini
Tuhan aku adalah hambamu yang tiada arah

Meski ku tahun hidup adalah perjuangan
Namun aku selalu lemah dalam setiap kekuasaanmu
Semua hanya engkau yang putuskan
Malam ini malam kabut bagiku…..

Galauku datang se akan ingin bersahabat denganku
Masalah se akan ingin menjadi keluarga setiaku
Tuhan tolong lah aku
Jangan kau biarkan aku terlarut dalam ini semua

Karena aku yakin ini akan menyakitkan
Bila ini terus terjadi aku tak tegar
Bila ini terus menjadi aku tak sanggup
Beban ini akan terus terbayang dalam detik waktu yang berjalan

Aku benar benar lemah tanpa sentuhanmu
Aku benar benar tak berdaya tanpa bantuan mu

Kepada siapa aku harus mengadu
Tiada yang mengerti aku
Tiada yang peduli dalam setiap derita hembusan nafasku

Aku ingin mati sebelum kau ciptakan
Aku ingin pergi sebelum derita kau ciptakan


Banda Aceh, 23 Febuari 2011
Time : 04:54

Senin, 21 Februari 2011

Maaf Ku Ucapkan

Kutidak tau akan sebuah kesalahan
Tapi aku selalu mencoba untuk tidak melakukan
Kesalahan memang selalu terlambat sadar
Tapi untuk apa ada kesalahan
Hingga membuat kita kesulitan

Maafkan aku yang telah tidak sadar
Maafkan aku yang telah membuat kesalahan

Kini ku sadar bahwa aku salah
Dan aku hanya bisa ucapkan “Maaf”

Karena aku telah membuat kesalahan
Maaf ku ucapkan
Kesalahan ku telah sadar

Banda Aceh, 21 Febuari 2011
Time : 21:13

Semua Akan Indah Pada Waktunya

Mencintaimu adalah anugerah indah
Ternyata aku telah mengenal cinta
Hidupku kini telah berwarna
Dan kau jadikan hidupku lebih mengerti

Mengerti kehidupan
Mengerti cinta
Warna mu telah mengukir dalam hatiku
Semoga ku terus menjadikan mu bahagia

Ku tahu aku bukanlah yang sempurna
Tapi aku coba untuk menyempurnakan
Dengan kekurangan dan kelebihan pada kita
Andai semua nya dapat kita jalani
Aku yakin semua akan indah pada waktunya

Kasih….aku disini hanya menginginkanmu
Hanya kamu lah kini ingin ku ukir
Nama mu selalu ku tancapkan dalam kesetiaan
Senyummu selalu kusimpan dalam hati ini
Karena aku hanya ingin denganmu

Bahagia menjalani bersama
Dan akupun yakin semua akan indah
Walaupun keindahan itu menunggu waktunya
Tapi yakinlah semua akan indah

Meski kita harus merindukan
Meski kita harus saling bertengkar
Meski kita harus saling bertahan

Semuanya hanyalah bumbu kehidupan
Kehidupan cinta yang telah kita lekatkan
Hatiku dan hatimu akan selalu kucoba menyatukan


Banda Aceh, 21 Febuari 2011
Time : 15:43

Minggu, 20 Februari 2011

Dunia Mimpi

Aku sedang terlelap dalam dunia mimpi
Tuhan dimanakah aku yang sebenarnya
cerita tanpa ada arti
Canda tawa yang tiada mengerti
Semuanya hampa ditelan sang bumi

Disini ku terus bermimpi
Menemani sang pagi dengan mentari
Tapi semuanya tiada berarti
Karena aku hanyalah bermimpi

Menyiksa hidup ini ingin ku pergi
Tapi semua aku tak berarti
Kulakukan demi kehidupan
Namun semuanya tidak tercapai

Semuanya kini ku serahkan kepada yarabbi
Hidupku...cintaku..matiku...tawaku ku dan senyumku
Karena aku sedang tak berarti
Apapun semuanya akan kembali

Harapanku hanyalah kebahagiaan yang abadi
Walau ku tahu hidup tak ada yang abadi
Tapi semuanya ini ingin ku raih
Walaupun hanya dalam dunia mimpi

Banda Aceh, 20 Febuari 2011
Time : 10:28

Sabtu, 19 Februari 2011

Bahagia Kah Kau Bersamaku

Aku hanyalah manusia yang mencintai
Aku hanyalah manusia yang memiliki cinta
Kau memang indah dan kau memang terindah

Harapanku membahagiakanmu
Bagaikan aku menginginkan ke indahan dalam dunia ini
Aku takut akan tetesan air mata mu
Aku takut akan resah mu

Aku tak pernah tau akan masa depanku
Dan aku tak pernah tau akan takdirku
Adakah kau inginkan apa yang ku inginkan
Bahagiakah kau bersamaku

Hanya satu hal yang terus kupikirkan saat ini
Sanggup kah aku membahagiakanmu
Dan bahagiakah kau bersamaku

Karena bahagiamu adalah hal yang terindah dalam hidupku


Banda Aceh, 19 Febuary 2011
Time : 04:15

Manusia Biasa

Malam yang setia menemani mimpi
Aku telah terlelap dalam dunia ini
Se akan tiada arti dalam setiap langkah yang kujalani
Hari demi hari dunia ini penuh misteri

Dalam dekapan pun aku tak mengerti
Kemana arah esok yang akan kujalani
Tidak ada yang bisa menjawab kecuali waktu yang terus beranjak
Aku bukanlah manusia istimewa yang hidup dalam sanjungan
Aku bukanlah manusia tegar yang hidup serba tantangan
Aku hanya lah manusia biasa yang selalu menginginkan nilai kehidupan

Kadang aku terus berpikir kemana arah yang akan kujalani
Dengan derasnya kehidupan
Tak ada kepastian akan sebuah kehidupan yang indah untukku
Aku bukanlah manusia yang mencintai kemewahan
Karena aku hanyalah manusia yang menginginkan kesederhanaan
Dan aku hanyalah manusia yang menginginkan keindahan

Tapi semua inginku hanyalah di ambang hayalan
Bermimpi tapi tidak pernah pasti
Andai semua waktu dapat ku ketahui apa yang akan terjadi
Aku akan selalu menghindari yang namanya tetesan air mata
Aku akan menghindari semua penderitaan
Tapi itu semua hanyalah mimpi


Banda Aceh , 19 Febuary 2011
Time : 03:39

Jumat, 18 Februari 2011

Aku Takut Masa Depan


Aku sepi dalam dunia
Se akan kini aku tiada daya untuk sebuah guna
Aku takut untuk menghadapi esok hari
Apa yang akan aku lakukan ketika esok hari
Aku takut dengan semua masa depan

Sungguh sangat tak ingin kubayangkan
Aku berlalu waktu demi waktu
Menghibur dan menyibukkan diri dengan apa saja
Tapi itu tidak pernah membuat aku bahagia
Karena apa.....karena aku selalu takut akan masa depan

Aku takut akan suatu hal yang terjadi padaku
Aku tahu dan aku sadar bahwa tuhan selalu ada untukku
Tapi semua ini telah kulawan dari rasa gelisah ku
Tapi hanyalah waktu yang bisa menjawab

Bahagiakah aku atau deritakah kehidupanku
Hanya ada dua kepastian yang akan terjadi
Tapi aku tak tau yang mana yang terjadi untukku
Tuhan aku percaya padamu
Tapi aku tak sanggup menghadapi semua ini



Banda Aceh, Jumat 18 Januari 2010
Time : 17:19